MEDIAEDUKASIANDA

Penerjunan Secara Daring, Mahasiswa KKN IPB diminta jadi Agen Prokes

BLORA - Penerjunan mahasiswa IPB Bogor untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, dilakukan secara daring pada Selasa siang (29/06/2021). 

Berdasarkan laporan Dosen Koordinator Wilayah KKN-T IPB, Dra. Sri Rahaju, M.Si, tahun ini karena masih dalam kondisi pandemi sehingga pelaksanaan KKN Tematik dilaksanakan secara terbatas.

“Blora ada 9 Mahasiswa yang kami tempatkan di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati. Mereka adalah Yuan Raga, Mustofa, Uswatun Khasanah, Hendri Pribadi, Almayda Dafa Aditya, Andraneta Nathania Tambun, Ginastri Puspadiani, Faeyza Ardhimas W, dan M Umar AlFaaruuq,” ungkap Sri Rahaju.

Menurutnya, pelaksanaan KKN Tematik akan dilakukan mulai 29 Juni hingga pada 8 Agustus 2021.

Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pun berkesempatan memberikan sambutan secara virtual dari Bappeda Blora, didampingi Sekretaris Bappeda dan perwakilan Dinas PMD. Bupati mengajak seluruh mahasiswa KKN untuk senantiasa membagikan ilmu yang didapat saat kuliah kepada masyarakat pedesaan.

“Bantu kami juga untuk merangkum permasalahan yang ada di desa untuk diselesaikan bersama-sama. Mengingat saat ini pandemi Covid-19 juga masih terjadi, kami mohon adik-adik mahasiswa bisa menjadi agen sosialisasi kepatuhan pada protokol kesehatan (Prokes) 
5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pinta Bupati.

Bupati juga menyatakan bahwa Desa Pengkoljagong merupakan salah satu desa di Kecamatan Jati yang memiliki banyak potensi, mulai potensi pertanian, wisata, hingga UKM. Pihaknya berharap mahasiswa IPB bisa ikut memberikan pendampingan pengembangan potensi tersebut.

“Pemkab inshaAllah siap membantu program adik-adik mahasiswa,”  pungkasnya.

Sementara itu, Yuan Raga selaku koordinator mahasiswa yang juga asli Blora merasa senang karena penerjunan KKN mereka bisa dihadiri langsung oleh Bupati meskipun secara virtual.

“Terimakasih, maturnuwun Bapak Bupati atas kesempatannya untuk memberikan arahan kepada kami. InshaAllah saya dan teman-teman akan semaksimal mungkin ikut mengembangkan potensi Desa Pengkoljagong melalui KKN Tematik kali ini,” ucap Yuan. (Redaksi)
Share:

Dukung Ekonomi Kreatif, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambangi Petani Sawo Organik

BLORA - Berbagai upaya terus dilakukan oleh Polres Blora Polda Jawa Tengah untuk mendukung ketahanan pangan dan menciptakan kegiatan ekonomi yang aman dan bebas dari Covid-19. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bangowan Polsek Jiken Polres Blora Bripka Nyamat Ari Widodo,ST, bersama Babinsa Koptu Simin, Senin, (28/06/2021) menyambangi petani sawo organik di wilayah setempat.

Dalam sambang tersebut Bhabinkamtibmas memberikan motivasi kepada petani sawo organik agar selalu semangat dan bisa mengembangkan usaha petani sawo di desa setempat, “Kita ajak warga untuk selalu semangat, dan jika ada kendala, saya siap membantu,” kata Bripka Nyamat.

Lebih lanjut Bripka Nyamat menceritakan bahwa sebagian besar warga desa Bangowan ini mempunyai pohon sawo dipekarangan rumahnya, itu dikarenakan tanah desa tersebut memang subur dan cocok untuk tanaman buah sawo.

Masih kata Bripka Nyamat, sebagai sarana silaturahmi dan berbagi di desa tersebut telah terbentuk Kelompok Tani Khusus Petani Sawo. “Di Desa ini ada Kelompok Petani Sawo, yaitu kelompok tani Timbul Mulyo,” tandas Bripka Nyamat.

Untuk perawatan dan pemasarannya sendiri terbilang mudah, Bripka Nyamat menceritakan, warga sini biasa bekerja keras, dan alhamdulilah hasil sawonya bagus, untuk pemasarannyapun mudah. "Ada dua jenis sawo organik di desa Bangowan yaitu sawo organik biasa dan sawo organik super. Untuk sawo yang super adalah sawo yang ukurannya besar sedangkan yang biasa adalah ukurannya kecil," kata Bripka Nyamat.

"Dulu pemasarannya agak susah, namun untuk saat ini pemasarannya mudah karena buah sawo organik desa Bangowan sudah terkenal. Bahkan sekarang banyak tengkulak yang datang door to door untuk mencari dagangan sawo," tandas Bripka Nyamat.

Sriyono, salah satu petani sawo mengapresiasi aktifnya Bhabinkamtibmas sambang petani sawo, dirinya mengaku pada awalnya sulit untuk menembus pasaran luar kota, namun berkat saran dan masukan dari Bhabinkamtibmas agar memanfaatkan teknologi internet melalui Smartphone, akhirnya sawo khas desa Bangowan bisa tembus pasaran luar kota melalui jual beli online.

“Alhamdulilah, kehadiran pak Bhabinkamtibmas sangat membantu. Saran sarannya dulu untuk memasarkan melalui media sosial kini membuahkan hasil. Bahkan ada juga yang kesini karena melihat postingan di akun Instagram Polres Blora tentang buah sawo Bangowan," cerita Sriyono.

Sriyono mengemukakan bahwa hasil panen Sawo tahun ini lebih bagus dari tahun kemarin, kemungkinan karena cuaca tahun ini lebih sejuk dimana masih ada hujan dimusim pancaroba sehingga ketersediaan air tercukupi untuk budidaya buah sawo.

"Alhamdulilah hasilnya lebih bagus dari tahun kemarin. Jadi bisa membantu menambah pendapatan warga, apalagi ditengah pandemi seperti ini," beber Sriyono.

Terpisah, Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Nyamat ini sudah tepat. Apalagi saat saat seperti ini, setiap warga dituntut untuk kreatif agar bisa bertahan ditengah pandemi.

"Apa yang dilakukan oleh Bripka Nyamat harus kita dukung. Dan jangan lupa dalam sambang agar tidak bosan mengingatkan warga akan pentingnya protokol kesehatan," tutur Kapolsek Jiken. (Red)
Share:

Cegah Covid-19, Aparat Gabungan di Kunduran Semprot Disinfektan

BLORA - Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Kunduran Polres Blora, Koramil dan Satpol PP Kunduran melakukan penyemprotan disinfektan di tempat fasilitas umun dan pemukiman penduduk, Minggu, (27/06/2021). Dibantu oleh warga petugas gabungan tersebut melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di desa Botoreco.

Penyemprotan disinfektan tersebut  dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 dikabupaten Blora.

Kegiatan diawali dengan apel bersama untuk menentukan sasaran dan plotingan penyemprotan.

Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Kunduran AKP Sudarno,SH menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu sinergitas petugas gabungan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Blora, khusunya diwilayah kecamatan Kunduran.

"Sinergitas petugas gabungan akan terus kita lakukan, terutama dalam tugas kemanusiaan penanganan Covid-19," ucap Kapolsek Kunduran.

Nampak petugas gabungan bersama warga menyusuri jalan jalan desa sambil menyemprotkan disinfektan. Selain itu petugas dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga menyampaikan imbauan protokol kesehatan.

"Upaya upaya pencegahan terus kita lakukan, namun demikian kita harapkan peran serta dari masyarakat. Tetap patuh pada protokol kesehatan, untuk kegiatan bersama," pungkas Kapolsek Kunduran. (Red)
Share:

Jelang Hari Bhayangkara Ke-75, Polres Blora Gelar Bakti Sosial

BLORA - Jelang Hari Bhayangkara Ke 75, Polres Blora Polda Jawa Tengah menggelar bakti sosial, Jumat (25/06/2021) sore kemarin. Kegiatan dipimpin oleh Kabag Sumda Kompol Sunarso,SH,MH.

Turut hadir dalam kegiatan Kasat Binmas AKP Sudarto, Kasubbag Hukum AKP Eko Septi Supriyono,SE dan Kasubbag Proggar AKP Sih Marni,SH.

Adapun sasaran bakti sosial meliputi panti asuhan, fakir miskin, korban PHK serta penderita difabel, tenaga medis Puskemas Blora dan pengemudi Grab Gass Poll Blora.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kabag Sumda Kompol Sunarso mengatakan bahwa jelang Hari Bhayangkara Ke 75 Polres Blora telah menggelar banyak kegiatan. Diantaranya vaksinasi masal, penyemprotan disinfektan serta bakti sosial yang sore ini dilakukan.

"Kegiatan akan terus kita lakukan hingga Hari Bhayangkara 01 Juli 2021. Dan hari ini telah kita salurkan sebanyak 28 paket sembako," ungkap Kabag Sumda Polres Blora.

Kabag Sumda mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial pembagian sembako ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat terdampak covid-19. Menurutnya banyak warga yang perekonomiannya terganggu akibat adanya wabah ini, sehingga bantuan Polres Blora ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat.

"Untuk menyambut HUT Bhayangkara yang ke-75 tahun ini, kami hadir sedikit  meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19. Semoga apa yang kita berikan bisa membantu kebutuhan," tandas Kabag Sumda.

Dalam kesempatan tersebut Kabag Sumda juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Blora untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terkait covid-19. Apalagi saat ini angka Covid-19 di Blora meningkat.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Kita sama-sama mematuhi 5M. Yang pertama kita wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan, kita menjauhi kerumunan, menjaga jarak. Kemudian yang kelima kita mengurangi mobilitas," pungkas Kabag Sumda. (Red)
Share:

Tinjau RSUD Blora, Gubernur Jateng Apresiasi Kesiapan Antisipasi Lonjakan Covid-19

BLORA - Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo,SH,MIP melaksanakan kunjungan kerja di wilayah kabupaten Blora. Kamis, (24/06/2021)

Dalam kunjungan tersebut Gubernur Jawa Tengah didampingi oleh Forkopimda Blora, Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati,ST,MM, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK, bersama Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE,MM dan Kepala Dinas Kesehatan Blora dan Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Didampingi Forkopimda, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek kesiapan penanganan Covid-19 di RSUD Blora. Secara seksama gubernur meninjau lokasi tenda yang disiapkan untuk antisipasi lonjakan pasien Covid-19. Bahkan Gubernur Ganjar Pranowo berkeliling rumah sakit mengecek ruangan ruangan yang ada. Sesekali gubernur berdiskusi dengan perawat rumah sakit yang sedang piket jaga.

Dalam kunjungan di RSUD Blora tersebut, Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Blora dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. 

"Blora menurut saya bisa kita jadikan contoh, kemarin ada kekurangan oksigen namun dapat segera diatasi oleh bapak Bupati. Sekarang mulai merah zonanya, antisipasi di rumah sakitnya cepat bahkan sudah disiapkan tenda tenda perawatan. Saya kira Forkopimdanya bagus kerja samanya," ungkap Gubernur Ganjar Pranowo.

Lebih lanjut Gubernur menambahkan bahwa lokasi yang ada di RSUD Blora sudah tepat dan lokasi di sekiarnyapun mendukung dimana ada gedung Poltekes yang bisa dipakai jika terjadi lonjakan atau pasien membludak.

Kemudian untuk mengatasi kekurangan tenaga medis, Gubernur mengapresiasi langkah Pemkab Blora yang sudah melakukan rekrutmen perawat.

"Untuk rekrutmen perawat telah dilakukan, yang menjadi kendala adalah tenaga dokter. Untuk dokternya nanti kami support dari provinsi. Cara - cara ini bisa kita jadikan sebagai sarana untuk antisipasi," tandas Gubernur.

Kepada masyarakat Gubernur berpesan agar selalu disiplin protokol kesehatan karena Covid-19 masih mengancam. Selain harus dilakukan tindakan pencegahan, masyarakat diharapkan ikut berperan serta dengan membiasakan protokol kesehatan. (Red)
Share:

Bupati lakukan peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung PLHUT

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di kompleks Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora, Jumat (18/06/2021).

Peletakan batu pertama dilakukan dengan perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Blora, dan Kepala Kantor Kemenag Blora, dilanjutnya pemotongan tumpeng.

Dalam kesempatan itu, Bupati Arief mengapresiasi peran aktif Kantor Kemenag Kabupaten Blora yang telah ikut mengambil peran dalam pembangunan dengan motto ikhlas beramal.

“Terimakasih kepada Kemenag Blora yang telah mendedikasikan dharma bhaktinya dalam rangka ikhlas beramal untuk ikut serta pembangunan baik itu pembangunan sektor pendidikan, sektor keagamaan, dan yang lainnya di Kabupaten Blora ini, sinergi yang sudah ada ini kedepan akan terus kita tingkatkan,” ungkap Bupati.

Terkait pembangunan gedung tersebut, Bupati berharap agar nantinya dengan adanya PLHUT dapat meningkatkan pelayanan haji dan umroh.

“Pembangunan gedung ini maka kita bisa meningkatkan layanan kepada calon jamaah haji, karena ini pandemic, ini kita sabar terkait haji dan umroh, Kita tata fasilitasnya dulu sehingga ketika nanti pandemi usai bisa langsung tancap gas,” lanjutnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang telah memberikan anggaran pembangunan gedung PLHUT untuk Kantor Kemenag Blora.

Selain itu, pada kesempatan yang sama Bupati Arief Rohman turut menyerahkan piagam Izin Operasional Pondok Pesantren Kabupaten Blora tahun 2021. Adapun penerima izin operasional tersebut, Pondok Pesantren Sultan Agung Ngawen, Nurul Islam Ridwani Kedungsatriyan, Nuirul Hidayah Bacem, Al Muawannah Purworejo, dan Tahfidzul Qur’an Arrahmah Klopoduwur.

“Kita berharap pendidikan yang ada di Blora, khususnya keagamaan ini harus kita dukung, kita support. Semoga yang telah mendapatkan izin ini nanti bisa memberikan kontribusi mendidik santri-santri, anak-anak kita di Blora yang bermanfaat untuk agama dan bangsanya,”  pungkasnya.

Kepala Kantor Kemenag Blora, H. Suhadi, S.Ag, M.Si mengapresiasi dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kabupaten Blora. 

“Terimakasih Pak Bupati atas dukungannya kepada kami sehingga bisa dilaksanakan proses pembangunan ini” ungkap Kepala Kantor Kemenag

Terkait peneyerahan piagam, Pengasuh Pondok Pesantren Al Muawannah Dukuh Korowulung, Desa Purworejo, Kec. Kota Blora, KH. Sihabudin, menyampaikan rasa terimakasihnya dengan diberikannya izin tersebut.  

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, dengan adanya piagam ini, diakui pemerintah, kedepannya semoga bisa melaksanakannya dengan baik,” harapnya

Sebagai informasi, pembangunan gedung PLHUT tersebut dilakukan dengan kontraktor pelaksana CV. Vicayasa, dengan nilai kontrak senilai 1,7 Miliar Rupiah dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender. (Red)
Share:

Balitbang Kementerian Pertanian Puji Keberhasilan RPIK Blora

BLORA - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., pada Kamis sore (17/6/2021) melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Blora.

Kedatangannya ke Blora guna meninjau langsung lahan sawah tadah hujan yang menjadi pilot project Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) di Desa Prantaan, Kecamatan Bogorejo.

Dengan didampingi Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Kepala Dinas Pertanian, Ir. Reni Miharti, M.Agr.Bus, rombongan tiba di persawahan Desa Prantaan dan langsung meninjau lahan sawah tadah hujan yang telah ditanami 10 varietas padi hasil penelitian Balitbangtan pada bulan April lalu.

Diantaranya varietas Cakrabuana, Inpari 39 Tadah Hujan, Inpari 46 Agritan TDH, Inpari 43 Agritan GSR, Inpari 42 Agritan GSR, Inpari Digdaya, Inpago 8, Inpago 9, Inpago 12, dan Inpago 13 Fortiz.

Usai meninjau kondisi pertumbuhan padi, rombongan berdialog dengan petani setempat. Turut hadir Forkopimcam Bogorejo, Kades Prantaan dan warga sekitar.

“Alhamdulillah ternyata pertumbuhan 10 varietas padi hasil penelitian Balitbangtan disini bisa tumbuh bagus. Yang paling bagus terlihat ada Cakrabuana, mungkin ini yang paling cocok dengan kondisi tanah Blora. Kami bertekad agar produktivitas pertanian bisa terus ditingkatkan meskipun pada lahan sawah tadah hujan yang minim air seperti di Blora ini,” ucap , Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.

Pihaknya berharap keberhasilan ini nantinya bisa dilanjutkan dan para petani di Desa Prantaan bisa menjadi pelopor atau tutor bagi para petani di desa lainnya.

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., juga merasa senang ketika tahu lahan sawah tadah hujan yang biasanya mengalami gagal panen di musim tanam kedua (MT2) karena kekurangan air, kini bisa lebih baik dengan bantuan Balitbangtan.

“Terimakasih Balitbangtan Kementerian Pertanian. Blora yang biasanya dikenal kering, susah air, serta sering gagal panen kini perlahan mulai berubah dengan bantuan Pak Kepala Badan dan jajarannya. Jika memungkikan nanti saat panen akan kita undang Pak Menteri untuk hadir ke Blora untuk memotivasi petani kami,” ungkap Bupati.

Diperkirakan tanaman padi ini akan memasuki masa panen pada minggu pertama bulan Juli 2021. Untuk varietas Cakrabuana diprediksi bisa menghasilkan gabah sebanyak 10,2 ton per hektar.

“Dari 16 Kecamatan se Kabupaten Blora, ada ada 4 Kecamatan yang ketersediaan airnya stabil. Selebihnya merupakan Kecamatan dengan sawah tadah hujan. Dengan adanya teknologi RPIK ini, kami berharap kedepan bisa direplikasikan ke seluruh wilayah Blora,” tambah Bupati.

Sementara itu, Yatmo sebagai salah satu petani berharap program ini bisa terus berlanjut dan terus didampingi pemupukannya karena cukup memakai pupuk organik.

“Ketika sawah di desa sebelah sudah ditanami jagung karena kurang air, kita masih bisa panen padi. Ini luar biasa. Semoga berlanjut dan kami minta tolong diajari tentang pembuatan pupuk organiknya, atau pupuk kandangnya. Karena yang akan kita panen ini kemarin dipupuk dengan pupuk organik dari Pati. Padahal Blora sendiri banyak kotoran sapi dan jagung, serta bahan pupuk lainnya,” ungkap Yatmo.

Hal ini pun langsung direspon Bupati. Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini mengaku siap mengawal dan bekerjasama dengan Balitbangtan untuk pendampingan pembuatan pupuk, hingga program lain seperti pembuatan pakan ternak dan lainnya. (Red)
Share:

Terbaru

Pesan Kak Sri Setyorini Saat Lepas Pasukan Pramuka Blora Tempuh Jalur 50 Kilometer

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( MEDIAEDUKASIANDA.BLOGSPOT.COM ) —     Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 65 tahun 2026, Gerakan Pramuka Kwartir...

Total Pageviews

Popular Posts

Komunitas

SELANJUTNYA »